Soal Kasus Bully, Khofifah Ingatkan Peran Guru : "Jangan Hanya Fokus pada Prestasi Akademik tapi Harus Pantau Perilaku Siswa''

Soal Kasus Bully, Khofifah Ingatkan Peran Guru : "Jangan Hanya Fokus pada Prestasi Akademik tapi Harus Pantau Perilaku Siswa''

Kamis, 27 Februari 2020

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Merdekabelajar.my.id - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa prihatin dengan kasus bully yang menimpa MS (13), seorang siswa SMPN 16 Kota Malang, Jawa Timur. 

Pasalnya, akibat aksi perundungan yang dilakukan sejumlah teman-temannya itu menyebabkan MS harus dirawat di rumah sakit dan kehilangan jari tengahnya. 

Menyikapi hal itu, Khofifah mengingatkan kembali peran dari para guru. 

Mereka (guru) harusnya tidak hanya bertugas atau bertanggung jawab pada prestasi akademik saja, tapi juga melakukan pemantauan perilaku dan pergaulan siswa selama di sekolah. 

"Jangan sampai kejadian perundungan baru diketahui dan dihentikan ketika sudah ada jatuh korban," tutur dia. 

Selain itu, Khofifah juga menyinggung tentang pentingnya fungsi konseling di sekolah. 

Karena jika fungsi konseling berjalan maksimal, menurutnya dianggap dapat membantu menangani masalah yang terjadi pada siswa. 

"Jika fungsi konseling ini berjalan baik, siswa akan terbiasa untuk menceritakan masalah yang mereka hadapi pada gurunya atau konselor sebayanya. Ini menjadi penting, agar hal-hal yang tidak kita inginkan bisa dicegah lebih awal," kata Khofifah. 

Sementara itu terkait dengan penanganan kasus bully di SMPN 16 Kota Malang, Khofifah meminta ada pendampingan yang dilakukan kepada korban. 

Hal itu diperlukan agar tidak terjadi trauma berkepanjangan, apalagi jarinya hingga diamputasi akibat perundungan yang dilakukan temannya. 

"Pertama agar korban tidak mengalami trauma pasca mengalami perundungan yang cukup parah, bahkan sampai ada bagian tubuhnya yang diamputasi," kata Khofifah, melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (5/2/2020). 

Tak hanya korban, Khofifah juga meminta pelakunya dilakukan pembinaan. Tujuannya, agar kejadian serupa tidak terulang.

Sumber : kompas.com 

Demikian berita terkini yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat. Jangan lupa dishare...