2 PNS Tertangkap Nongkrong Saat Wabah Corona, Tunjangan Kerjanya Dipotong 100%

2 PNS Tertangkap Nongkrong Saat Wabah Corona, Tunjangan Kerjanya Dipotong 100%

Rabu, 25 Maret 2020

Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Aceh

Merdekabelajar.my.id - Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Aceh terus melakukan pencegahan penyebaran virus corona. Termasuk, operasi penertiban terhadap ASN yang nekat nongkrong di warung kopi, baik di jam dinas maupun di luar jam dinas.  

Kasatpol PP-WH Aceh, Jalaluddin, mengatakan pada Selasa (24/3) pagi pihaknya menangkap 2 PNS. Keduanya kedapatan tengah asyik nongkrong di warung kopi, artinya melanggar instruksi Gubernur Aceh terkait pencegahan virus corona.  

“Sesuai dengan Surat Edaran Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, nomor 800/5250 tentang penyesuaian sistem kerja pegawai, dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19 di lingkungan Pemerintah Aceh. Maka kita menggelar operasi ini,” kata Jalaluddin dalam keterangannya.  

Dia mengatakan 2 PNS ditangkap pihaknya di salah satu Warkop kawasan Lampaseh. Petugas kemudian menggelandang keduanya ke kantor Satpol PP-WH Aceh.  

“Selanjutnya kami laporkan ke Kepala Dinas terkait dan Kepala Badan Kepegawaian Aceh,” ujarnya.  

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Aceh (BKA) Iskandar AP menegaskan kedua PNS itu akan diberikan sanksi tegas. Yakni berupa pemotongan tunjangan prestasi kerja 100 persen. 

“Dalam Rapat Pimpinan via video conference dengan Pak Plt Gubernur tadi, sudah kami laporkan terkait penegakan disiplin kepada dua orang PNS yang terjaring razia Satpol PP-WH Aceh. Segala proses administrasi dan Berita Acara terkait kebijakan ini juga akan kita serahkan kepada Kepala Dinas tempat kedua ASN ini mengabdi,” ujar Iskandar. 

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh Muhammad Iswanto, mengimbau agar seluruh ASN, baik PNS maupun tenaga kontrak, agar mengindahkan instruksi Plt Gubernur Aceh. Yaitu instruksi terkait upaya menegakkan disiplin dalam upaya menekan penyebaran COVID-19 di Aceh.  

“Kita tentu berharap tindakan tegas yang diberikan kepada dua orang PNS yang terjaring razia Satpol PP-WH Aceh, dapat menjadi pelajaran bagi yang lain. Semoga ini menjadi kasus pertama dan terakhir,” kata Iswanto.  

“Pimpinan berulang kali menegaskan, bahwa kedisiplinan adalah salah satu factor yang mampu menekan penyebaran COVID-19. Sebagai aparatur, maka harus menjadi contoh bagi masyarakat,” tambahnya.  

Kepada para ASN, Iswanto mengingatkan agar tidak melakukan perjalanan keluar provinsi. Langkah itu dilakukan agar meminimalisir penyebaran corona di Aceh. 

“Pak Plt Gubernur menginstruksikan agar seluruh ASN tidak melakukan perjalanan keluar Aceh. Sedangkan perjalanan antar kabupaten dan kota di Aceh harus diminimalisir. Jika harus melaksanakan perjalanan ke kabupaten/kota, maka harus mendapatkan izin pimpinan atau atasan langsung,” pungkasnya

Sumber : https://kumparan.com

Demikian berita terkini yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat.