Kisah Wisuda Bawa Sayur Dagangan Viral dan Dimuat Media Malaysia, Amirudin Pesan untuk Anak Muda

Kisah Wisuda Bawa Sayur Dagangan Viral dan Dimuat Media Malaysia, Amirudin Pesan untuk Anak Muda

Jumat, 06 Maret 2020

Kisah Wisuda Bawa Sayur Dagangan Viral dan Dimuat Media Malaysia, Amirudin Pesan untuk Anak Muda

Merdekabelajar.my.id - Beberapa waktu yang lalu kisah Amirudin, pemuda asal Karanganyar, Jawa Tengah yang wisuda sembari membawa sayur dagangannya sempat viral di media sosial.

Berkat kisahnya yang mengispiratif Amirudin berdagang sayur keliling untuk membiayai kuliahnya ini bahkan diberitakan oleh media luar negeri.

Baru-baru ini salah satu media asal Malaysia, memuat kisah inspiratif Amirudin.

Menanggapi hal tersebut, Amirudin mengaku senang.

"Alhamdulilah seneng," ujarnya saat dihubungi Tribunnews, Jumat (6/3/2020).

Akan tetapi, Amirudin mengaku tidak diwawancarai secara langsung.

"Tapi ki gak diwawancara sendiri, mungkin bersumber dari wartawan Indonesia," ungkapnya.

Amirudin mengaku tidak memahami bahasa dalam berita daring tersebut.

"Aku sih gak tau bahasane," ungkapnya.

Amirudin mengetahui dirinya dimuat di media Negeri jiran dari rekannya yang bekerja di sana.

"Saya diinfo temen di Malaysia," ungkapnya.

Viral di Media Sosial

Sebelumnya, Amirudin yang mengenakan atribut wisuda berfoto di atas motor Yamaha Vixion dilengkapi keranjang sayuran tersebar luas di media sosial.

Saat itu dirinya baru saja diwisuda di GOR UTP, Plesungan, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu (1/3/2020).

Lulusan Strata-1 Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) tersebut mengungkapkan tujuannya adalah untuk memotivasi para pemuda.

"Apa yang saya lakukan untuk membuat semangat para pemuda," ungkapnya saat dihubungi Tribunnews, Minggu (1/3/2020).

Amirudin mengungkapkan tidak ada batasan untuk meraih cita-cita.

"Ingin menunjukkan dari jualan sayur bisa meraih apa yang diinginkan, tidak ada batasan," ujarnya.

Amirudin pun menceritakan kisahnya saat kuliah sambil berjualan sayur keliling.

Mahasiswa angkatan 2014 ini menyebut, hari perkuliahan tidak setiap hari masuk.

"Kuliah kadang seminggu cuma tiga sampai empat hari," ujarnya.

Amirudin mengaku besaran sayuran yang ia jual menyesuaikan jadwal perkuliahan.

"Kalau pas ada jadwal kuliah porsi tidak banyak," ungkapnya.

Sedangkan saat tidak ada jadwal kuliah, Amirudin mengaku membeli dagangan berjumlah lebih banyak.

Amirudin mengaku tetap ada kendala saat menjalani perkuliahan sembari bekerja.

"Sempat juga terkendala biaya," ujar Amirudin.

Bahkan Amirudin sempat meminjam uang guna membayar biaya kuliahnya.

Namun, segala halangan bisa dilewati Amirudin.

Amirudin pun menuntaskan pendidikan S1 nya dengan IPK 3,36.

Pesan untuk Anak Muda

Amirudin pun berpesan kepada para pemuda, baik yang masih ditanggung biaya hidupnya oleh orang tua.

"Pesen saya untuk temen-temen yang masih dicukupi orang tua, hendaklah serius jangan mengecewakan," ungkapnya.

Amirudin menyebut sebagai anak perlu kiranya untuk mengetahui kesusahan orang tua.
"Mungkin belum tau capeknya dan susahnya orang tua cari dana, jangan sembrono lah," ujar Amirudin.

Sedangkan untuk anak muda yang sudah tidak lagi dibiayai orang tua dalam kehidupannya, Amirudin berpesan untuk ulet.

"Harus semangat, asal ada keuletan dan kemauan, semua bisa tercapai," ujarnya.

Ramai di Jagat Maya

Sebelumnya, foto Amirudin viral di media sosial.

Ia berpose menunggangi sepeda motor Yamaha Vixion.

Di belakangnya, aneka macam sayuran dan bumbu dapur tertata.

Ia berfoto sambil membawa kertas berisi tulisan.

"Senadyan balungan kere, Alhamdulillah iso podo kancane (disertai simbol tersenyum)," ungkapnya.

Tulisan tersebut memiliki arti 'walaupun orang tak punya. Alhamdulillah bisa seperti teman-teman yang lain'.

Sebuah akun yang membagikan foto Amirudin adalah akun Instagram @_infocegatansolo.

Sumber : tribunnews.com

Demikian berita inspiratif yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat. Jangan lupa dishare...