Sedih,,,Guru Honorer Terancam Tidak Terima Gaji

Sedih,,,Guru Honorer Terancam Tidak Terima Gaji

Senin, 09 Maret 2020

Hasil gambar untuk guru honorer

Merdekabelajar.my.id - Lantaran tidak memiliki Nomor Unik Pendidik Tenaga Kependidikan (NUPTK), guru honorer tingkat SD hingga SMP se-Kabupaten Gianyar sampai awal Maret ini belum bisa menerima gaji. Kondisi ini pun sudah diketahui Dinas Pendidikan Gianyar.

Karena itu, Kadisdik Gianyar I Wayan Sadra menyatakan pihaknya menyiapkan anggaran melalui BOS pendamping APBD untuk membayar gaji para guru honorer tersebut. Dana itulah yang disiapkan mengganti dana BOS regular.

“Mengantisipasi itu Pemda Gianyar akan membayarkan dari BOS APBD, untuk guru honor yang selama ini dibayar berdasarkan surat keputusan kepala sekolah,” katanya, Senin (9/3/2020).

Dikatakanya, anggaran pada APBD untuk pembayaran tersebut sudah ada, hanya kini pihaknya masih mempersiapkan petunjuk teknis terkait pembayaran. “Maka kami dari dinas pendidikan tinggal menyiapkan regulasi, yang jumlahnya untuk SMP Rp 180 ribu per siswa, untuk SD per sekolah Rp 10 juta, itu jumlah dana bos pendamping,” katanya.

Lantas bagaimana cara guru honor agar memiliki NUPTK? Kadisdik mengatakan guru tersebut harus mengajukan permohonan, dan harus ada keputusan pejabat daerah dalam hal ini Bupati atau Wakil Bupati.

Namun, pihaknya lebih berharap pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan terkait hal ini. “Kita hanya bisa berharap agar bagi mereka memenuhi syarat mencari NUPTK ini mendapat kebijakan dari pusat, mengeluarkan nomor unik dari nomor unit pasal yang memenuhi persyaratan, dan kita berharap pusat mengeluarkan kebijakan itu,” ujarnya.

Sumber : okezone.com

Demikian berita terkini yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat. Jangan lupa dishare...