Update: Ada 5 Kabar Baik Soal Penanganan Virus Corona di Indonesia

Update: Ada 5 Kabar Baik Soal Penanganan Virus Corona di Indonesia

Rabu, 25 Maret 2020

Hasil gambar untuk Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto

Merdekabelajar.my.id - Penyebaran virus corona Covid-19 masih terus bertambah dalam beberapa hari terakhir di Indonesia. 

Hingga Rabu (25/3/2020), total kasus infeksi Covid-19 yang telah dikonfirmasi di Indonesia mencapai 790 kasus, bertambah dari hari sebelumnya sebanyak 686 kasus. 

Dari angka tersebut terdapat 58 kematian dan 31 pasien dinyatakan sembuh. 

Sejumlah upaya dilakukan oleh pemerintah untuk menekan penyebaran virus corona yang masih terus terjadi. 

Melansir berbagai pemberitaan Kompas.com, berikut adalah beberapa kabar baik dari kondisi penanganan virus corona di Indonesia: 

1. Pemerintah telah mulai rapid test corona 

Pada Jumat (20/3/2020), Presiden Jokowi menyebut bahwa rapid test atau tes cepat virus corona (Covid-19) telah mulai dilakukan.  

Lokasi pertama tes ini adalah Jakarta Selatan, yaitu pada sejumlah warga yang diduga terinfeksi virus corona karena melakukan kontak dengan pasien positif Covid-19. 

Menurut Presiden, pemerintah memprioritaskan wilayah yang paling rawan. 

Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto mengatakan, rapid test ini merupakan mekanisme pemeriksaan spesimen pasien terduga Covid-19. 

Tes ini bukan menggunakan metode swab tenggorokan, melainkan sampel darah. 

2. Wisma atlet mulai digunakan untuk pasien corona 

Untuk memenuhi kebutuhan pasien virus corona, Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta telah mulai melayani pasien. 

Per Rabu (25/3/2020) siang, jumlah pasien yang dirawat di sana sebanyak 144 orang. 

Sebelumnya, Yuri mengatakan bahwa keberadaan rumah sakit darurat Covid-19 ini bertujuan untuk menambah fasilitas ruang isolasi bagi para pasien yang membutuhkan perawatan di rumah sakit.  

Adapun pasien yang ditangani di sana merupakan pasien yang tidak dapat melakukan isolasi mandiri di rumah dengan berbagai pertimbangan medis.  

3. Penyaluran kartu pra kerja dipercepat 

Untuk mengantisipasi para pekerja yang terkena PHK dan pekerja harian yang penghasilannya terdampak wabah Covid-19, Presiden akan mempercepat penyaluran kartu pra kerja. 

Rencananya, penerima kartu ini akan mendapat Rp 1 juta setiap bulannya selama 3-4 bulan. 

4. Rumah sakit rujukan penanganan corona ditambah

Melansir laman Kementerian Kesehatan (17/3/2020), pemerintah pun menyediakan 227 rumah sakit rujukan tambahan. 

Awalnya, rumah sakit rujukan untuk penaganan pasien corona berjumlah 100. Namun, pada 10 Maret, dilakukan penambahan menjadi 132 buah.  

Selain dialokasikan secara nasional, pemerintah daerah juga secara spesifik menyebutkan penambahan jumlah rumah sakit rujukan untuk penanganan pasien corona. 

Misalnya di Provinsi Jawa Tengah, dilakukan penambahan 45 rumah sakit dari sebelumnya hanya 13. 

Selain itu, tiga rumah sakit swasta juga telah bersedia untuk menjadi RS rujukan penanganan corona, yaitu Rumah Sakit Siloam Kelapa Dua, Rumah Sakit Mitra Keluarga Jatiasih, dan Rumah Sakit Hermina Karawang.  

5. 15 juta masker disiapkan untuk hadapi corona 

Yuri juga mengatakan bahwa pemerintah telah menyediakan stok 15 juta masker untuk menangani virus corona. 

Keterangan ini disampaikan pada Kamis (12/3/2020) lalu. Adapun masker-masker ini didapat dari BUMN dan BUMD. 

Namun, menurut Yuri, saat ini, yang terpenting bukanlah jumlah stok masker, tetapi penelusuran terhadap orang-orang yang melakukan kontak dekat dengan para pasien positif Covid-19.

Sumber : www.kompas.com

Demikian berita terkini seputar virus Corona yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat.