Tahun Ajaran Baru di Mulai Juli, Guru di Diwacanakan Mengajar Door to Door

Tahun Ajaran Baru di Mulai Juli, Guru di Diwacanakan Mengajar Door to Door

Jumat, 29 Mei 2020

Ilustrasi. Foto: istimewa

Merdekabelajar.my.id_Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung sedang mengkaji proses kegiatan belajar mengajar siswa di tahun ajaran baru 2020/2021. Salah satu wacana yang digulirkan yaitu guru disiapkan mengajar dari rumah ke rumah.

"Kalau memungkinkan bisa melakukan kegiatan belajar mengajar dengan cara dari rumah ke rumah, ke RW/RT dengan protokol kesehatan," kata Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Eddy Supriadi melansir Antara, Jumat, 29 Mei 2020.

Eddy menegaskan, masih menunggu arahan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terkait metode kegiatan belajar mengajar memasuki tahun ajaran baru. Pola mengajar door to door baru menjadi salah satu opsi pembelajaran untuk siswa jika pandemi virus korona (covid-19) belum mereda. Dindikbud Pangkalpinang terlebih dahulu bakal mengkaji, merancang dan memaksimalkan guru-guru terjadwal untuk mengajar langsung.

Eddy mengatakan pihaknya juga sedang menyiapkan skema penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2020. Skema penerimaan siswa baru tetap harus dirancang kendati belum ada keputusan tentang aktivitas belajar mengajar.

"Kami tetap harus menyiapkan skema yang tepat agar penerimaan siswa baru bisa berjalan dengan baik di tengah pandemi covid-19," ujarnya.
  
Ia menjelaskan, sampai saat ini aktivitas kegiatan belajar mengajar tatap muka di seluruh sekolah Pangkalpinang masih dihentikan sementara. Belum ada petunjuk lebih lanjut dari Kemendikbud.

"Dan kalender pendidikan yang kita gunakan saat ini masih yang lama dan dirancang untuk keadaan normal," ungkapnya.

Berdasarkan kalender pendidikan itu, kata dia, sebentar lagi seluruh sekolah sudah bersiap untuk menggelar penerimaan siswa baru di tengah wabah yang masih berlangsung. Skema yang tepat diperlukan agar penerimaan peserta didik baru bisa berjalan sesuai aturan kesehatan yang berlaku.

"Kalau memang harus masuk sekolah, kita persiapkan dahulu skema penerimaan peserta didik, seiring dengan kegiatan akademik untuk penuntasan kurikulum," katanya.

Dia berharap para orang tua dapat membantu memaksimalkan belajar mandiri menggunakan berbagai media daring dan buku-buku pelajaran, apabila masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang. Masyarakat Kota Pangkalpinang juga diharap tetap tenang dan bersabar sambil menunggu keputusan terbaik.

"Kami memahami keadaan masyarakat keresahan, kebosanan, jenuh dan sebagainya. Untuk persoalan covid-19 ini dihadapi seluruh dunia, yang terpenting jaga kesehatan dan pola hidup sehat," ujarnya.

Sumber : medcom.id

Demikian berita terkini yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat