Bunda, Ini Jadwal Resmi Masuk Sekolah dari Kemendikbud Berdasarkan Jenjangnya, SMA & SMP Duluan, Ada Imbauan Khusus Soal Izin Orangtua

Bunda, Ini Jadwal Resmi Masuk Sekolah dari Kemendikbud Berdasarkan Jenjangnya, SMA & SMP Duluan, Ada Imbauan Khusus Soal Izin Orangtua

Sabtu, 20 Juni 2020

JADWAL MASUK SEKOLAH - Tahapan pembelajaran tatap muka satuan pendidikan di zona hijau dalam rilis seputar jadwal resmi masuk sekolah dari Kemendikbud

Merdekabelajar.my.id_Inilah jadwal resmi masuk sekolah dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berdasarkan jenjangnya, SMA dan SMA masuk lebih dulu.

Kemendikbud secara resmi telah mengeluarkan jadwal tahun ajaran baru sekolah yang bakal dimulai pada Juli 2020 mendatang.

Meski jadwal resmi masuk sekolah dari Kemendikbud telah diumumkan, kegiatan tatap muka hanya boleh dilakukan di wilayah yang berstatus zona hijau dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan virus Corona atau covid-19 yang diatur secara ketat.

Berdasarkan data yang dipaparkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Nadiem Anwar Makarim, saat ini ada 6 persen populasi peserta didik di Indonesia yang berada di zona hijau.

Sedangkan sisanya, yakni 94 persen berada di zona merah hingga kuning.

"Kita telah mengambil keputusan untuk daerah kuning, oranye, dan merah dilarang melakukan pembelajaran tatap muka," ujarnya dikutip dari channel YouTube Kemendikbud RI.

Nadiem mengatakan, pihaknya tetap mengedepankan kesehatan dan keselamatan murid, guru dan berserta keluarga.

"Pembukaan sekolah ini dilakukan dengan cara paling konservatif yang bisa kita lakukan. Artinya ini merupakan cara terpelan untuk membuka sekolah, sehingga kemanan bisa diprioritaskan," imbuhnya.

Ia mengakui dengan diterapkannya pembelajaran di rumah ada sejumlah hal yang dikorbankan, termasuk kualitas pembelajaran itu sendiri.

Proses pengambilan keputusan dimulainya pembelajaran tatap muka

Nadiem kemudian menjelaskan sejumlah kriteria yang memperbolehkan sekolah yang berada di zona hijau untuk kembali membuka pembelajaran tatap muka.

Ada sejumlah persyaratan yang wajib dipenuhi, berikut rinciannya:

1. Kota atau kabupaten berada di zona hijau

2. Pemerintah daerah wajib memberikan izin.

3. Satuan pendidikan atau sekolah wajib memenuhi semua daftar periksa dan telah siap untuk melakukan pembelajaran tatap muka.

4. Orangtua atau wali dari peserta didik setuju dengan pembelajaran tatap muka.

Nadiem menegaskan, keempat syarat tersebut wajib untuk dipenuhi sebelum sekolah kembali melakukan pembelajaran tatap muka.

"Tetapi sekolah tidak bisa memaksa murid yang orangtuanya tidak memperkenankan karena masih belum cukup merasa aman ke sekolah. Murid ini diperbolehkan belajar dari rumah."

"Kita punya banyak sekali level persetujuan untuk anak bisa masuk sekolah," tuturnya.

Tahapan pembelajaran tatap muka satuan pendidikan di zona hijau

Tidak hanya sejumlah persyaratan yang wajib dipenuhi, dibukanya kembali sekolah di zona hijau juga dilakukan secara bertahap.

Berikut rinciannya:

1. Bulan I/Tahapan I yang diperbolehkan melakukan pembelajaran tatap muka mulai tingkat SMA, SMK, MA, MAK, SMTK, SMAK, Paket C, SMP, Mts, dan Paket B

2. Bulan III/ Tahapan II yang diperbolehkan melakukan pembelajaran tatap muka mulai tingkat SD, MI, Paket A dan SLB.

1. Bulan V/Tahapan III yang diperbolehkan melakukan pembelajaran tatap muka mulai tingkat PAUD formal (TK, RA, TKLB) dan non formal.

Di tahapan ini Nadiem memberikan catatan jika zona hijau tersebut meningkat risiko penyebaran covid-19, maka sekolah itu wajib ditutup kembali.

"Ini adalah cara paling pelan dan bertahap memastikan keamanan murid-murid kami," kata dia.

Jadwal Masuk Sekolah dari Kemendikbud Berdasarkan Jenjangnya

Kemendikbud mempersiapkan dua jadwal masuk sekolah yang berbeda.

Pertama jadwal pada masa transisi (dua bulan pertama) dan kedua masa kebiasaan baru, berikut penjelasannya.

Pertama jadwal pada masa transisi:

• SMA, SMK, MA, MAK, SMP, MTs: paling cepat Juli 2020.

• SD, MI, dan SLB: paling cepat September 2020.

• PAUD: paling cepat November 2020.

Masa kebiasaan baru:

• SMA, SMK, MA, MAK, SMP, MTs: paling cepat September 2020.

• SD, MI, dan SLB: paling cepat November 2020.

• PAUD: paling cepat Januari 2021.

Sekolah Kembali Dibuka di Sejumlah Negara Setelah Kasus covid-19 Menurun

Sejumlah negara telah memulai membuka kembali sekolah setelah dinilai sukses mengendalikan virus Corona.

Lantas, bagaimana negara-negara itu kembali membuka sekolah setelah penutupan panjang akibat covid-19?

Dilansir dari Reuters (13/5/2020) lalu, Denmark telah melonggarkan penguncian pada pertengahan April lalu dengan membuka sekolah dan pusat penitipan anak.

Pembukaan itu menimbulkan banyak kekhawatiran akan gelombang kedua kasus infeksi, sehingga banyak orang tua memutuskan untuk tidak mengirim anaknya ke sekolah.

Staf pengajar di Denmark berada di bawah instruksi untuk menjaga jarak sosial di antara anak-anak dengan banyak gedung sekolah yang ditutup.

Di Swiss, anak-anak di La Tour School Jenewa harus beradaptasi dengan ritual baru, yaitu orangtua mengantarnya dari kejauhan.

Jumlah siswa dalam satu kelas pun dikurangi setengah untuk menghindari keramaian dengan meja berjarak dua meter.

Pembatas plastik setiap meja

Di Belanda, sekolah Springplang di kota Den Bosch memasang perisai plastik di sekitar meja siswa dan disinfektan di ambang pintu kelas.

"Guru kami tidak khawatir. Kami memiliki layar fleksibel yang kami beli sehingga kami dapat melindungi guru jika siswa batuk," kata Koordinator Teknis Sekolah, Rascha van der Sluijs.

Provinsi Quebec, Kanada telah membuka kembali beberapa sekolahnya.

Ecole St-Gerard, di pinggiran Montreal, dibuka kembali dengan staf yang memakai pelindung dan menggunakan pembersih tangan.

Sekolah-sekolah di negara bagian terbesar Australia dan Selandia Baru dibuka kembali pada Senin (18/5/2020).

Akan tetapi, sekolah hanya meminta siswa untuk menghadiri satu hari dalam seminggu.

Negara bagian terpadat kedua Australia, Victoria akan melanjutkan pengajaran tatap muka mulai 27 Mei, beberapa minggu lebah awal dari yang diperkirakan.

Melbourne juga akan mengizin siswa remaja untuk kembali masuk sekolah terlebih dahulu, diikuti oleh siswa yang lebih muda mulai 9 Juni.

Israel membuka kembali beberapa sekolah bulan ini, tapi langkah itu diboikot oleh beberapa kota dan banyak orang tua yang menyoroti buruknya persiapan pemerintah.

Dengan memakai masker dan handsanitizer, tiga kelas pertama sekolah dasar dan dua kelas terakhir sekolah menengah diizinkan kembali.

Setiap kelas pun hanya dibatasi 15 siswa untuk menegakkan physical distancing.

Di seluruh Prancis, siswa sekolah dasar pada Selasa (12/5/2020) duduk terpisah setidaknya satu meter di kelas-kelas kecil dan mendengarkan para guru yang memakai masker pada hari pertama.

Pengujian dan pengecekan suhu

Di Cyprus, petugas kesehatan yang mengenakan alat pelindung diri menguji para siswa di sebuah sekolah di Nicosia setelah siswa sekolah menengah diizinkan masuk kembali pada 11 Mei.

Di Shanghai, siswa dan staf sama-sama diminta untuk memasuki gedung sekolah melalui pemindai termal ketika sekolah dibuka kembali setelah tiga bulan ditutup.

Dinding sekolah dipenuhi poster tentang langkah-langkah untuk mengatasi virus Corona.

Kantin sekolah menggunakan kaca untuk membatasi tiap meja, sehingga hanya dua siswa yang bisa makan bersama.

"Saya merasa sangat senang kembali ke sekolah. Biasanya kami menantikan liburan, tetapi tiba-tiba liburan kami menjadi begitu lama," kata Zhang Jiayi, siswa yang berusia 17 tahun.

"Kali ini, kami ingin sekali kembali ke sekolah, tempat kami dapat melihat teman dan guru kami," sambungnya.

Sumber : Tribunnews