Lomba Puisi Khusus Guru Berhadiah Rp 30 Juta dengan Tema "Suara Hati Guru di Masa Pandemi Covid-19"

Lomba Puisi Khusus Guru Berhadiah Rp 30 Juta dengan Tema "Suara Hati Guru di Masa Pandemi Covid-19"

Kamis, 11 Juni 2020

Lomba Puisi Khusus Guru Berhadiah Rp 30 Juta

Merdekabelajar.my.id_Pandemi Covid-19 berdampak pada banyak hal. Di sektor pendidikan, kegiatan belajar mengajar berubah total sejak Korona datang. Para guru dan murid tak bisa saling bertatap muka. Ada kegelisahan, kerinduan hingga ketegangan yang kemudian muncul seiring situasi tersebut. Merespons situasi itu, Dermaga Seni Buleleng mengundang para guru di Indonesia untuk menumpahkan suara hatinya melalui puisi.

Melalui Suara Hati Guru di Masa Pandemi Covid-19, Dermaga Seni Buleleng membuka kesempatan kepada para guru untuk berlomba menciptakan puisi. ’’Lomba cipta puisi ini khusus untuk warga negara Indonesia yang bekerja sebagai guru dengan total hadiah sebesar Rp 30 juta untuk 10 orang,’’ kata Gede Artawan dari Dermaga Seni Buleleng. Lomba ini terbuka untuk para guru semua mata pelajaran yang masih aktif mengajar baik honorer maupun tetap.

Para guru yang berminat mengikuti lomba ini boleh mengirimkan karya lebih dari satu dengan tema sesuai judul lomba, Suara Hati Guru di Masa Pandemi Covid-19. Tenggat waktu pengiriman karya ditetapkan pada 31 Juli 2020. Surat keterangan dari Kepala Sekolah masing-masing wajib menjadi lampiran dalam berkas pengiriman. Lalu, surat keterangan pernyataan karya asli dan tidak sedang dilombakan maupun belum pernah dipublikasikan dalam bentuk apa pun juga harus dilampirkan.

Tiga orang dewan juri akan menentukan 10 karya terbaik dan 90 karya pilihan. Untuk 90 karya pilihan masing-masing akan mendapatkan piagam penghargaan. Para juri lomba ini adalah Dewa Putu Sahadewa, Gde Artawan, dan Wayan Jengki Sunarta. Dewan juri menimbang kesesuaian isi puisi dengan tema. Selain itu, teknik penulisan puisi juga menjadi bahan pertimbangan para juri untuk menentukan penilaian.

Hasil lomba akan diumumkan pada 1 September 2020 dan para peserta yang karyanya terpilih akan dihubungi melalui surel masing-masing. Puisi-puisi yang terpilih nantinya akan dimuat dalam satu buku antologi bersama. Lalu, peluncuran antologi puisi dari lomba ini direncanakan berlangsung secara daring pada 28 Oktober 2020. Peluncuran antologi secara daring tersebut dapat berubah apabila situasi pandemi Covid-19 menunjukkan perubahan positif. Bila keadaan membaik, peluncuran antologi akan dilakukan di rumah dinas Gubernur Bali.

Lomba cipta puisi ini diharapkan dapat meneguhkan peran para guru sebagai ujung tombak gerakan literasi sekolah. Di pundak mereka terpikul tantangan untuk mengenalkan khazanah literasi kepada para murid di masing-masing sekolah. (tir)

Sekian dan Terimakasih, Semoga Bermanfaat !