Mendikbud Era SBY Tawarkan Skema Pembelajaran Campuran, Ini Gagasannya

Mendikbud Era SBY Tawarkan Skema Pembelajaran Campuran, Ini Gagasannya

Senin, 01 Juni 2020

Mendikbud Era SBY Tawarkan Skema Pembelajaran Campuran, Ini Gagasannya

Merdekabelajar.my.id_Mantan Menteri Pendidikan Nasional (kini Menteri Pendidikan dan Kebudayaan) Mohammad Nuh memberikan gagasan proses pembelajaran selama pandemi corona.

Nuh menyarankan pembelajaran siswa dan guru dilakukan secara campuran (blended system), yakni menggabungkan pembelajaran daring dan luring.

"Salah satu alternatifnya menggunakan blended system, yaitu ada sistem tatap muka tapi ada juga sistem virtual," ujar Nuh dalam Zoominar Lembaga Pendidikan Ma'arif NU, Senin (1/6/2020).

Menurut Nuh, dalam menerapkan sistem tersebut satuan pendidikan dapat memilih pembelajaran mana yang menerapkan sistem tatap muka dan virtual.

Dirinya menyarankan untuk menjalankan sistem pembelajaran virtual dibutuhkan infrastruktur digital.

Langkah ini dilakukan untuk meminimalisir biaya siswa untuk mengakses pembelajaran virtual.

"Kalau kita ambil yang virtual base kita harus punya infrastruktur digital," ujar Nuh.

"Kita harus ada biaya komunikasi tambahan, jadi anak akses membuka, itu kan perlu tambahan biaya pakai pulsa. Kalau kita seperti yang sekarang pakai Webinar ini kan, itu ekuivalen 10 giga, 10 giga kan sama dengan Rp10.000. Kalau ini berjam-jam sekolah itu, penambahannya akan banyak," jelas Nuh.

Nuh mengatakan dengan pengembangan platform sendiri, biaya yang diambil oleh guru dan murid dapat diminimalisir.

Pembuatan platform dapat dilakukan oleh beberapa sekolah, tetapi dapat dilaksanakan secara gabungan.

"Tidak harus setiap sekolah itu menyiapkan platformnya sendiri-sendiri tetapi harus punya proyek besar yang dikerjakan ramai-ramai. Begitu jadi dipakai oleh yang lain, sehingga semakin cepat," pungkas Nuh.

Sumber : tribunnews.com

Demikian berita terkini yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat.