Jokowi Marah Besar, Pentolan Honorer K2: Dari Sini Ketahuan Siapa Biang Kerok

Jokowi Marah Besar, Pentolan Honorer K2: Dari Sini Ketahuan Siapa Biang Kerok

Jumat, 03 Juli 2020


Merdekabelajar.my.id_Video pidato Presiden Joko Widodo yang marah-marah kepada para menterinya dalam rapat kabinet pada Kamis, 18 Juni 2020, juga ikut dipantau honorer K2.

Salah satunya Nunik Nugroho, tenaga administrasi SMPN di Kabupaten Magelang. "Saya melihat pidato Pak Jokowi yang sangat kecewa kepada menteri yang kinerjanya sangat lambat dalam menyelesaikan permasalahan anak bangsa. Dari sini ketahuan siapa biang kerok dari terlunta-luntanya penyelesaian honorer K2," kata Nunik dikutip dari JPNN.com, Rabu (1/7).

Dia menyebutkan, honorer K2 merupakan anak bangsa yang telah mengabdi belasan hingga puluhan tahun untuk kemajuan bangsa. Honorer K2 ada di semua instansi. Ada di bidang pendidikan, kesehatan, pertanian, sumber daya air, dan dinas lain.

"Kami mohon agar Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo jangan menunda-nunda lagi penyelesaian honorer K2. Apalagi sampai beralasan jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya tenaga administrasi berlebih," tuturnya.

Dia mencontohkan di SMP Negeri 1 Kajoran Kab Magelang, tenaga administrasi yang PNS sudah tidak ada, hanya honorer.

"Terus bilang tenaga administrasi berlebih, lebihnya di mana ya pak?," ucap Nunik yang sudah mengabdi 26 tahun 1 bulan ini.

Dia lantas membeberkan masalah honorer K2 yang sejak 2016 hingga 2020 dan terus disuarakan di Komisi II serta X tetapi tidak selesai juga. Ini lantaran pemerintah bersikap pasif dalam pembahasan revisi UU ASN.

"Revisi UU ASN sudah berkali-kali masuk Prolegnas tetapi tidak kunjung tuntas karena pemerintah enggan memasukkan daftar inventarisasi masalah (DIM). Kalau enggak ada DIM bagaimana bisa dibahas," cetusnya.

Dengan kemarahan Jokowi, lanjutnya, honorer K2 berharap pars menteri terkait jangan menunda lagi penyelesaian masalah ini.

"Jangan bersikap zalim kepada honorer K2, takutlah akan azab Allah. Karena teguran akan datang bila para pemimpinnya semena-mena pada orang yang sudah berkontribusi kepada negara. Ingatlah, kami sudah bekerja puluhan dengan gaji rendah karena ada janji akan diangkat menjadi ASN," tandasnya.