SENANGNYA Guru Honorer, Dapat Tambahan Gaji HPM, Uang Langsung Ditransfer ke Rekening

SENANGNYA Guru Honorer, Dapat Tambahan Gaji HPM, Uang Langsung Ditransfer ke Rekening

Minggu, 30 Agustus 2020

Mirisnya Nasib 900 Ribu Guru Honorer Bergaji Ratusan Ribu

Merdekabelajar.my.id - Kabar gembira bagi guru honorer di Kota Bandung akan menerima gaji tambahan berupa Honorarium Peningkatan Mutu (HPM).

Di Kota Bandung ada 6.457 orang pendidik dan tenaga kependidikan bukan Aparatur Sipil Negara (ASN) sudah bisa cair pada 28 Agustus 2020.

Total jumlah dana yang dicairkan untuk guru honorer di Kota Bandung mencapai Rp31,5 miliar.

"Para guru honorer tersebut akan menerima langsung (gaji tambahan) melalui rekeningnya masing-masing, " ujar

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Hikmat Ginanjar, di Balai Kota Bandung, Sabtu, (29/8/2020).

Menurut Hikmat, honorarium ini merupakan bentuk komitmen Wali Kota Bandung untuk memajukan dunia pendidikan dengan memberikan kesejahteraan bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) bukan ASN.

Honorarium gaji tambahan tersebut diberikan kepada para PTK yang sudah melewati proses verifikasi dan validasi data.

Sejak Januari 2020 Dinas Pendidikan Kota Bandung menerbitkan 4.700 Surat Tugas bagi PTK Bukan ASN yang bertugas di satuan pendidikan negeri.

Dengan terbitnya Surat Tugas tersebut, Hikmat berharap, PTK yang bertugas semakin meningkatkan rasa memiliki dan cinta terhadap Kota Bandung.

Ia juga ingin agar para PTK bisa terus meningkatkan kapasitas diri agar mampu memberikan layanan pendidikan dengan baik.

“Saya percaya bahwa PTK di Kota Bandung akan selalu berupaya meningkatkan kinerjanya, karena mereka menyayangi anak didik, mereka pasti ingin anak didiknya menjadi menerus bangsa untuk mengisi revolusi industri 4.0," tutur Hikmat.

Era revolusi industri 4.0 ini, lanjutnya, membutuhkan generasi yang memiliki kompetensi abad 21. Di antaranya kompetensi komunikasi, kolaborasi, berpikir kritis, dan kreatif.

Hikmat berharap seluruh pendidik terus mengasah kompetensi abad 21 pada anak didiknya.

“Kita juga mendorong tenaga kependidikan yang ada di sekolah terus mendukung berjalannya proses administrasi dengan baik,” harap hikmat.(Tribunjabar.id/Tiah SM)

Sumber : tribunnews