Curhat Sedih Nadiem Makarim: Jadi Mendikbud Tugas Terberat Dalam Hidup Saya

Curhat Sedih Nadiem Makarim: Jadi Mendikbud Tugas Terberat Dalam Hidup Saya

Rabu, 02 September 2020

Mendikbud Pantau Sekolah di Kota Bogor, Bima Arya Beri 4 Poin Masukan -  Inilah Online

Merdekabelajar.my.id - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim mengakui tugas sebagai menteri adalah tanggung jawab terberat yang pernah dirasakan sepanjang hidupnya.

Hal ini diungkapkan Nadiem dalam wawancara eksklusif bersama IDN Times pada Selasa (1/9/2020).

"Apakah ini tugas yang sulit? Ya ini tugas tersulit yang pernah saya alami di hidup saya," kaa Nadiem.

1. Curhat Nadiem soal kali pertama bertugas di pemerintahan

Sebelum menjadi Mendikbud, Nadiem dikenal sebagai CEO salah satu perusahaan terbesar di Indonesia, Gojek. Dia mengaku ini kali pertama dalam hidupnya terjun ke birokrasi pemerintahan.

"Pertama kali masuk pemerintah, paling muda, dari background yang sangat berbeda. Pertama kali mengenal birokrasi, dengan tantangan pendidikan yang begitu berat, lalu pandemik keluar," ujar Nadiem. 

"Tapi siapa pun di posisi ini pasti akan mengalami tugas tersulit di dalam hidupnya dia," lanjutnya.

2. Tim yang dimiliki Nadiem menjadi motivasi terbesarnya tiap hari

Meski begitu, di masa-masa sulit yang dialami Nadiem, dia memiliki support system yang luar biasa, yang tak lain adalah seluruh jajaran tim Kemendikbud.

"Saya tiap hari termotivasi dengan tim saya," kata Nadiem.

Hal lain yang memotivasi Nadim untuk mengerjakan yang terbaik sebagai Mendikbud tiap harinya juga datang dari guru-guru yang bergerak di lapangan, para siswa yang menemukan berbagai macam kreasi belajar, serta orang tua murid yang menemukan modul-modul baru di luar kurikulum sekolah dan terbukti efektif.

"Alhamdulillah saya punya atasan yang luar biasa, yaitu Pak Presiden. Dan Alhamdulillah banyak sekali menteri-menteri di masa krisis ini yang mendukung kami dan memberikan dukungan dan support," ujar Nadiem.

"Dan itu yang sebenarnya dibutuhkan di masa krisis," lanjut Mas Menteri, begitu Nadiem akrab disapa.

3. Menurut Mas Mentri bukan perkara mudah untuk melakukan perbaikan di sektor pendidikan

Mas menteri mengatakan dunia pendidikan menjadi salah satu sektor yang rumit untuk melakukan perbaikan. Termasuk di Indonesia.

"Sebelum pandemik aja tantangan di dunia pendidikan kita itu sudah luar biasa besarnya. Bayangkan dengan pandemik," ujar dia.

"Jadinya buat saya secara personal berat. Ini amanah yang begitu berat. Terberat yang saya pernah alami di hidup saya," imbuhnya.