Guru, Ini Cara Atasi Kebosanan Siswa dengan Kelas Interaktif dalam PJJ

Guru, Ini Cara Atasi Kebosanan Siswa dengan Kelas Interaktif dalam PJJ

Jumat, 25 September 2020


Merdekabelajar.my.id - Perubahan cara belajar mengajar dari tatap muka menjadi online ternyata membuat sebagian siswa merasa bosan belajar di rumah. 

Pernyataan tersebut terbukti dari survei dilakukan Deputi Tumbuh Kembang Anak dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak. 

Mereka menemukan dari 4.000 anak, 50 persen di antaranya mengalami kebosanan selama belajar di rumah. 

Anak-anak mengeluhkan kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh ( PJJ) karena cenderung monoton sedangkan guru sulit mendapatkan perhatian dari siswanya saat PJJ. 

Maka dari itu, Grace Nathania Clara Sabandar selaku praktisi pendidikan mencoba memberikan solusi atas permasalahan tersebut. 

“Ini bukan solusi atau jawaban mutlak, tetapi mudah-mudahan dengan apa yang saya bagikan mungkin bisa membantu Bapak dan Ibu,” ujar Grace pada Selasa (22/9/2020) di akun YouTube REFO Indonesia. 

Dalam web seminar bertajuk “Kreatif Membuat Kuliah Daring Jadi Interaktif”, Grace menceritakan pengalamannya dalam menggunakan beberapa aplikasi yang bisa membantu pembelajaran daring menjadi lebih interaktif. 

“ Belajar interaktif merupakan suatu metode yang menekankan pada keterlibatan, ya baik itu keterlibatan siswa dengan siswa, siswa dengan pengajar, juga siswa dengan materi,” jelas Grace. 

Menurut pengajar bahasa Inggris ini, keterlibatan siswa dalam ketiga aspek itu akan membantu mereka untuk memahami materi. Guru hanya membantu pelajar untuk mengikuti aktivitas tersebut. 


“Jadi kita enggak nyuapin materi-materi, kita enggak nyuapin-nyuapin informasi. Mereka bisa cari sendiri, mereka bisa membangun definisi mereka sendiri gitu,” imbuhnya. 

Aplikasi untuk kelas interaktif 

Grace sebagai salah satu anggota dari asosiasi pengajar bahasa berbasis teknologi, Indo Tech-Enchanced Language Learning (iTELL), membagikan dua aplikasi yang baginya bisa membantu pembelajaran menjadi lebih interaktif semasa pandemi Covid-19. 

Berikut ini merupakan kedua aplikasi pembuatan kelas daring yang ia sarankan untuk guru jajal. 

1. Nearpod 

Nearpod merupakan salah satu aplikasi pembelajaran yang dapat diakses melalui website atau mengunduh aplikasinya di komputer maupun gawai. 

“Kalau pakai Nearpod ini akan membantu Bapak Ibu untuk membuat materi yang Bapak Ibu sudah punya menjadi lebih interaktif,” jelas Grace. 

Pasalnya, Nearpod menyediakan berbagai macam fitur untuk menggabungkan dokumen presentasi dengan tampilan Virtual Reality (VR), memasukan PDF, dan lain-lain. 

Dalam fitur aktivitas Nearpod, aplikasi ini sudah memberikan template untuk membuat kuis interaktif, memasukan pertanyaan untuk jawaban panjang, bermain mencocokan pasangan, tes memori, mengisi titik-titik, dan menjawab pertanyaan dengan gambar. 

Jika digunakan secara live antara guru dan murid, satu kelas hanya bisa dihadiri maksimal 40 orang. 

2. Flipgrid 

Grace menggunakan aplikasi Flipgrid untuk melengkapi Nearpod agar siswa bisa menyampaikan pendapatnya atas suatu materi secara lebih mudah. 

“Saya rasa ini berdua (Nearpod dan Flipgrid) bisa dikawinkan. Jadi Flipgrid men-support pendapat. Menjadi aplikasi yang mendukung siswa supaya mereka itu bsia berlatih memberikan pendapatnya mereka,” tuturnya. 

Setelah murid mengirimkan pendapatnya, guru bisa memberikan nilai dan umpan balik lewat aplikasi tersebut. Rubrik penilaian pun bisa disesuaikan dengan kebutuhan guru. 

Namun, pemakaian kedua aplikasi ini perlu dipertimbangkan lagi dengan kemampuan siswa dan guru dalam mengakses internet. 

Untuk mengakhiri pertemuan, Grace mengatakan bahwa banyak sekali yang guru bisa lakukan untuk membuat kelas menjadi interaktif. 

“Mungkin kita bisa start sedikit-sedikit, start small dan yang bisa kita start with impact. Jadi kita bisa membayangkan siswa kita itu mereka nanti jadi seperti apa dan start with passion. Apa yang kita senangi, apa yang kita sanggup lakukan, kita berikan semua buat siswa kita,” tutupnya. 

Untuk melihat demonstrasi penggunaan aplikasi Nearpod dan Flipgrid secara lebih runut, pengajar dapat melihat rekaman  seminar berjudul “Kreatif Membuat Kuliah Daring Jadi Interaktif” di akun YouTube REFO Indonesia.

Sumber : kompas