Kabar Gembira BLT Rp 600 Ribu Tahap 3 Mulai Disalurkan Hari Jumat, Segera Cek Status Peserta Anda

Kabar Gembira BLT Rp 600 Ribu Tahap 3 Mulai Disalurkan Hari Jumat, Segera Cek Status Peserta Anda

Rabu, 09 September 2020

BLT 600 ribu Tahap 3 Sebanyak 3,5 Juta Siap Dicairkan - YouTube

Merdekabelajar.my.id - BPJS Ketenagakerjaan telah menyerahkan data calon penerima dana bantuan langsung tunai (BLT) Rp 600 ribu tahap 3 kepada Kementerian Ketenagakerjaan.

Data sebanyak 3,5 juta calon penerima dana bantuan langsung tunai (BLT) Rp 600 ribu tahap 3 diserahkan BPJS Ketenagakerjaan kepada Kementerian Ketenagakerjaan pada Selasa, 8 September 2020 lalu.

Hal itu diungkapkan Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan (BJSTK) Agus Susanto bahwa pihaknya telah menyerahkan 3,5 juta rekening yang sudah melalui proses validasi data dan siap untuk menerima transfer dana.

Seperti dalam tahap sebelumnya, setelah data diterima, sesuai dengan Permenaker Nomor 14 Tahun 2020, pihak Kemnaker kemudian melakukan cek ulang selama empat hari agar data calon penerima dana bantuan langsung tunai (BLT) Rp 600 ribu tahap 3 sesuai dengan Permenaker.

Setelah dilakukan cek ulang, kemudian data selanjutnya akan di serahkan ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) sebagai pemberi anggaran kepada bank penyalur.

Pada tahap 2 kemarin data diterima pada hari Selasa, tanggal 1 September 2020, kemudian 4 hari setelahnya yakni pada Jumat, 4 September 2020 data sudah diserahkan ke KPPN untuk disalurkan.

Dengan demikian hal sama juga terjadi pada tahap 3 seperti yang diungkapkan oleh Menaker, bahwa pencairan sama dengan tahap 1 dan tahap 2.

Oleh karena itu, pihak Kemnaker mengatakan bagi calon penerima dana bantuan langsung tunai (BLT) Rp 600 ribu tahap 3 yang datanya sudah valid hanya tinggal menunggu dana masuk saja.

Yang paling penting adalah memastikan bahwa data tersebut sudah sesuai dengan Permenaker Nomor 14 Tahun 2020.

Menurut Permenaker Nomor 14 Tahun 2020, beberapa syarat calon penerima bantuan langsung tunai (BLT) Rp 600 ribu adalah:

* Warga Negara Indonesia yang dibuktikan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK);
* Terdaftar sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja yang masih aktif di BPJS Ketenagakerjaan yang dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan;
* Peserta yang membayar iuran dengan besaran iuran yang dihitung berdasarkan upah di bawah Rp 5 juta sesuai upah yang di laporkan kepada BPJS Ketenagakerjaan;
* Pekerja/buruh penerima upah;
* Memiliki rekening bank yang aktif;
* Peserta yang terdaftar sebagai peserta aktif di BPJS Ketenagakerjaan sampai dengan bulan Juni 2020.

Dengan demikian, bagi calon penerima bantuan langsung tunai (BLT) Rp 600 ribu segera pastikan terlebih dahulu terdaftar dalam data calon penerima.

Berikut cara cek status kepesertaan dan saldo JHT (cek BPJS Ketenagakerjaan) bisa dilakukan melalui laman sso.bpjsketenagakerjaan.go.id.

1. Masuk ke https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/.
2. Masukkan alamat email di kolom user.
3. Masukkan kata sandi.
4. Setelah masuk, pilih menu layanan.
5. Pada menu layanan, pilih cek saldo JHT.
6. Masukkan PIN yang telah dikirim melalui SMS.
7. Saldo kamu akan ditampilkan.

Apabila belum terdaftar di laman tersebut, bisa melakukan registrasi dengan cara:

1. Masuk ke https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/.2. Pilih menu registrasi.
3. Isi formulir sesuai dengan data nomor KPJ Aktif, nama, tanggal lahir, nomor e-KTP, nama ibu kandung, nomor ponsel, dan email.
4. Apabila berhasil, kamu akan mendapatkan PIN.
5. PIN dikirim melalui email dan SMS dari nomor ponsel yang didaftarkan.

Melalui SMS

Cara melalui SMS sebenarnya diperuntukkan untuk mengecek besaran saldo JHT.
Pengecekan saldo JHT juga bisa digunakan sekaligus untuk mengetahui apakah status kepesertaannya masih aktif atau tidak.

Ketik pada layar HP: DAFTAR(spasi)SALDO#Nomor KTP#NAMA#Tanggal lahir#Nomor peserta#Email (jika ada), kemudian kirim SMS ke 2757.
Untuk tanggal lahir gunakan format dd-mm-yy.

Melalui WhatsApp

Selain melaui web dan SMS Anda dapat mengecek lewat Whatsapp dengan nomor 08119115910 atau 08551500910.

Beberapa waktu lalu, Menaker Ida Fauziyah juga menyampaikan pihaknya akan terus mencairkan dana bantuan langsung tunai (BLT) Rp 600 ribu ini pada setiap minggu hingga target 15,7 juta penerima bisa selesai pada pertengahan atau maksimal akhir September.**