Ingat ! Fungsi Guru dan Perannya dalam Proses Pembelajaran, Bukan Sekedar Mengajar

Ingat ! Fungsi Guru dan Perannya dalam Proses Pembelajaran, Bukan Sekedar Mengajar

Minggu, 04 Oktober 2020


Merdekabelajar.my.id - Guru merupakan profesi yang mulia. Dari merekalah kita bisa mendapatkan pendidikan. Jasanya bisa menentukan keberhasilan dari seorang individu, atau bahkan keberhasilan negeri ini.

Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Itulah ungkapan terkenal yang menggambarkan betapa pentingnya peran guru dalam mendidik dan mencerdaskan anak-anak, namun terkadang jasanya masih sering dilupakan.

Meskipun terlihat mudah, namun tidak semua orang bisa menjadi seorang guru. Seperti profesi-profesi lainnya, guru juga haruslah seorang yang profesional dalam bidangnya.

Peran dan fungsi guru sendiri tidak sebatas untuk memberikan ilmu kepada muridnya. Guru juga harus bisa menjadi contoh dan panutan yang baik bagi murid-muridnya. Guru harus memiliki sifat sabar, penuh kasih sayang, dan berakhlak mulia, agar dapat membimbing muridnya dengan baik.

Berikut ini akan kami jelaskan beberapa peran dan fungsi guru dalam proses pembelajaran, yang dilansir dari etoninstitute.com dan fip.um.ac.id.

Fungsi Guru

Fungsi Instruksional

Fungsi guru yang pertama adalah sebagai pengajar, atau instruksional. Fungsi guru ini, seorang pengajar perlu membuat perencanaan terkait program pengajaran. Kemudian melaksanakan program yang telah disusun tersebut dan membuat penilaian setelah melaksanakan program tersebut.

Guru juga harus menguasai materi yang akan diajarkan, strategi dan metode pengajaran yang digunakan, dan menentukan alat evaluasi pendidikan untuk menilai hasil belajar siswa, manajemen kelas, serta dasar pendidikan.

Fungsi Educational

Fungsi guru yang kedua adalah sebagai pendidik. Guru sebagai pendidik di sini berfungsi untuk mengarahkan murid-muridnya untuk memiliki kepribadian yang baik dan mulai. Setiap guru perlu mendidik muridnya agar bisa menjadi seorang yang berpikir dewasa.

Dalam menjalankan fungsi guru ini, para pengajar diharapkan memiliki kestabilan emosi, rasa tanggung jawab yang besar untuk memajukan muridnya, realistik, jujur, dan peka terhadap perkembangan, khususnya dalam inovasi pendidikan.

Fungsi Managerial

Fungsi guru yang terakhir adalah fungsi managerial. Di dalam kelas, guru juga bertindak sebagai manajer yang bertanggung jawab atas lingkungan kelas. Hal ini dapat membuat proses pembelajaran menjadi lebih menyenangkan sekaligus memberi contoh yang baik dalam menjaga kebersihan kelas.

Dengan begitu, guru tidak hanya membantu siswa dalam memahami pelajaran, namun juga menunjukkan cara yang efektif dalam belajar serta mengembangkan kebiasaan bekerja.

Peran Guru

Pengendali

Guru bertanggung jawab penuh atas kelas, apa yang dilakukan siswa, apa yang mereka katakan, dan bagaimana mereka mengatakannya. Guru mengambil peran ini ketika terdapat sesuatu yang baru diperkenalkan.

Di kelas ini, guru menjadi pusat fokus. Seorang guru mungkin memiliki kemampuan dalam mengajar, dan dapat menginspirasi melalui pengetahuan dan keahlian mereka. Namun, guru juga sebaiknya dapat menciptakan suasana yang menyenangkan bagi siswa atau memberi kesempatan siswa untuk aktif.

Pembisik

Pembisik di sini maksudnya guru juga harus bisa mendorong siswa untuk berperan aktif serta memberikan saran kepada siswa tentang pelajaran atau apa yang harus dilakukan selanjutnya. Guru harus bisa membantu siswa ketika dirinya diperlukan.

Guru juga bisa menjadi penyemangat dan mendukung para siswa ketika mereka sedang kesulitan atau kehilangan rangkaian sehingga tidak yakin bagaimana melanjutkannya.

Sumber Daya

Guru merupakan sumber daya bagi siswa. Seorang pengajar harus siap untuk memberikan bantuan ketika mereka dibutuhkan, atau memberikan saran ketika mereka melakukan kegiatan komunikatif. Guru seharusnya juga bisa dihubungi ketika di luar kelas, sehingga para siswa dapat berkonsultasi dengan mereka ketika siswa membutuhkan bantuan.

Penilai

Guru menjalankan peran sebagai penilai untuk melihat seberapa baik kinerja siswa atau seberapa baik prestasi mereka. Untuk itu guru perlu membuat umpan balik dan pengkoreksian yang sudah direncanakan.

Ada berbagai cara untuk menilai peserta didik. Namun, koreksi dari guru juga harus dikomunikasikan kepada siswa agar siswa juga mengetahui di mana letak perbaikan yang harus mereka lakukan.

Penyelenggara

Peran ini mungkin menjadi peran paling sulit dan penting yang harus dimainkan oleh seorang guru. Keberhasilan dari suatu kegiatan tergantung pada organisasi yang baik dan pada siswa yang mengetahui dengan tepat apa yang harus mereka lakukan. Seorang guru harus bisa memberikan instruksi yang jelas dalam peran ini.

Sebagai penyelenggara, guru juga dapat berperan sebagai peraga. Peran memungkinkan seorang guru untuk terlibat dengan peserta didik. Guru juga bertugas membuka dan menutup kegiatan dengan rapi serta memberi masukan konten.

Peserta

Dalam peran ini, guru dapat meningkatkan suasana kelas saat guru mengambil bagian dalam suatu kegiatan. Di sini guru dapat ikut memeriahkan kelas. Dan jika seorang guru mampu berdiri mundur dan tidak menjadi pusat perhatian, ini bisa menjadi cara yang bagus untuk berinteraksi dengan peserta didik layaknya seorang teman.

Tutor

Guru bertindak sebagai pelatih saat siswa terlibat dalam pekerjaan proyek atau belajar mandiri. Guru memberikan nasihat dan bimbingan serta membantu siswa mengklarifikasi ide dan membatasi tugas.