Kemnaker Beberkan Rencana Jadwal Pencairan BLT Guru Honorer Kemendikbud dan Kemenag

Kemnaker Beberkan Rencana Jadwal Pencairan BLT Guru Honorer Kemendikbud dan Kemenag

Senin, 26 Oktober 2020


Merdekabelajar.my.id - Program bantuan pemerintah melalui Kemnaker berupa BLT BPJS ketenagakerjaan telah ditargetkan bagi 15,7 juta karyawan yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan per 30 Juni 2020.

Namun, hingga batas akhir penyerahan data penerima, data yang dikumpulkan dan diserahkan BPJS Ketenagakerjaan hanya mencapai 12.4 juta karyawan. Sehingga ada sekitar 3 juta data yang tersisa dari jumlah tersebut.

Dalam keterangan resmi di situs Kemnaker, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menjelaskan, jika ada anggaran yang tersisa, pihaknya berencana akan menyalurkannya kepada guru honorer dan tenaga pendidik di lingkup Kemendikbud dan Kemenag.

"Sisa anggaran akan diserahkan kembali ke Bendahara Negara. Rencananya, akan disalurkan untuk subsidi gaji/upah bagi guru honorer dan tenaga pendidik, baik di lingkup Kemendikbud maupun Kemenag," kata Menaker Ida.

Mekanisme penyaluran bantuan BLT BPJS Ketenagakerjaan kepada guru honorer dan tenaga pendidik tersebut akan diberikan dana sebesar Rp2,4 juta untuk 4 bulan, yang mana per bulannya akan mendapatkan Rp600 ribu.

Akan tetapi, Menaker Ida Fauziyah sendiri masih belum mengumumkan jadwal penyaluran dana BLT subsidi gaji sebesar Rp2,4 juta bagi guru honorer.

Sebab, sampai saat ini proses pendaftaran hingga validasi peserta masih dilakukan. Tapi penyaluran ditargetkan dapat dilakukan pada tahun ini.

Penyaluran BLT subsidi gaji/upah buat guru honorer akan dicairkan setelah sudah dilakukan pencairan dana BLT kepada karyawan swasta pada termin II.

Untuk termin II sendiri akan ditargetkan penyalurannya pada akhir Oktober hingga November 2020.

Perlu diketahui, dana BLT subsidi gaji untuk guru honorer di lingkungan Kemendikbud dan Kemenag tersebut merupakan sisa dari anggaran BLT Rp2,4 juta para karyawan swasta.

Dilansir dari Berita DIY, bagi guru honorer yang ingin mendapatkan BLT subsidi gaji BPJS Ketenagakerjaan, harus sudah memenuhi syarat yang telah ditentukan. Di antaranya:

1. Terdaftar di Kemenag dan Kemendikbud sebagai tenaga honorer.

2. Terdaftar di Dapodik dan PDDDikti.

3. Tercatat aktif mengajar pada semester 1 tahun 2020/2021 pada sistem Informasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Simpatika) Kemenag.

4. Tidak sedang mendapat bantuan sosial lain seperti Kartu Prakerja dan Banpres UMKM.

BLT BPJS Ketenagakerjaan merupakan bantuan dari pemerintah berupa bantuan subsidi upah atau BSU ini merupakan salah satu program pemulihan ekonomi nasional.

Program ini diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat di tengah pandemi Covid-19. (Sani Charonni).