Login info.gtk.kemdikbud.go.id, Gunakan Akun PTK yang Sudah Diverifikasi untuk Mengetahui Daftar Penerima BLT Guru Honorer

Login info.gtk.kemdikbud.go.id, Gunakan Akun PTK yang Sudah Diverifikasi untuk Mengetahui Daftar Penerima BLT Guru Honorer

Rabu, 28 Oktober 2020


Merdekabelajar.my.id - Segera cek Nama Anda terdaftar sebagai penerima BLT Tahap 2 di https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id atau melalui aplikasi di Android pada BPJSTK Mobile.

Lalu bagaimana dengan nasib BLT untuk guru honorer? seperti diketahui pekerja seluruh Indonesia yang bergaji di bawah Rp5 juta perbulan, sebagian besar telah menerima manfaat berupa Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau bantuan langsung tunai gaji dari pemerintah.

Untuk mengetahui Nama Anda terdaftar atau tidak maka langsung cek di link https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id atau BPJSTK Mobile.

Begitupun pada simka untuk mengecek daftar Nama penerima BLT Tahap 2 guru honore. Bahwasanya bantuan tersebut diberikan kepada karyawan yang tidak hanya bergaji di bawah Rp5 juta per bulan.

Selain itu para calon penerima wajib menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan. Subsidi upah Rp600 ribu diberikan secara bertahap selama 4 kali, di mana per tahap dicairkan Rp1,2 juta.

Pasca BLT BPJS Ketenagakerjaan batch 1 dicairkan, Menteri Keternagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah pun menyampaikan jadwal pencairan subsidi gaji gelombang 2.

Menaker Ida menjelaskan, BLT Rp600 ribu gelombang 2 akan segera disalurkan pada akhir Oktober 2020.

Hingga saat ini pun, penyaluran BLT gelombang pertama masih terus berlangsung. Namun Menaker Ida menerangkan dana BLT tersebut berasal dari pengalihan penyaluran Bantuan Subsidi Upah sebelumnya di mana tidak lolos validasi data.

"Ada sektor lain yang membutuhkan subsidi gaji ini, ada guru honorer di Kemdikbud dan Kemenag, Kami akan menyerahkan sisa anggaran yang sudah dialokasikan di Kemnaker, uang tersebut ini akan kami serahkan ke bendahara negara," ujarnya.

Rencananya dana ini akan dicairkan di awal November 2020. Sedangkan rincian pembagian bantuan Rp2,4 juta tersebut, para guru honorer yang mendaftar akan mendapatkan BLT sebesar Rp600 ribu selama 4 bulan.

Persyaratan yang perlu diketahui sebagai berikut, seperti dikabarkan ringtimebali.pikiran-rakyat.com sebelumnya dalam artikel berjudul, "Cara Cek BLT Rp2,4 Juta untuk Guru Honorer dan PTK non PNS, Tampilan Insentif Sudah Ada!".

1. Harus terdaftar di Data Pokok Pendidikan (DAPODIK) dan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) per akhir Juni 2020.

2. Bantuan Subsidi gaji diberikan pada guru honorer dan PTK non PNS lainnya yang belum mendapatkan subsidi upah dari program pemerintah, yang dimaksud adalah subsidi gaji untuk peserta BPJS Ketenagakerjaan.

3. Penerima bantuan ini adalah PTK yang tidak masuk dalam program kartu prakerja dan Banpres UMKM.

4. PTK yang akan mendapatkan BLT adalah yang gajinya dibawah Rp5 juta ke bawah.

5. Pengajar juga harus tercatat aktif mengajar pada semester I 2020-2021 pada Sistem Informasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Simpatika) Kemenag.

Adapun untuk mengeceknya simak berikut ini; Anda bisa login di https://info.gtk.kemdikbud.go.id/. Situs ini resmi milik kementerian pendidikan dan kebudayaan (Kemdikbud).

INFO GTK adalah Info validasi data guru yang fungsinya hanya untuk membantu guru menampilkan data dari sekolah, jika ada kesalahan data, proses perbaikannya melalui aplikasi dapodik disekolah masing-masing.

Untuk membuka Info GTK gunakan account PTK yang sudah diverifikasi :

1. Pastikan menggunakan email yang aktif
2. Tidak diperkenankan menggunakan email orang lain
3. Pengaturan ulang akun dapat melalui Manajemen Dapodik

Setelah masuk di laman info.gtk.kemdikbud.go.id. Jika ada tampilan tabulasi di bagian paling bawah tertulis Pembayaran insentif guru bukan PNS. Jika Anda masuk daftar calon penerima maka tampilannya akan seperti di bawah ini :

Dalam daftar tersebut tercantum nama bank penyalur misalnya BRI namun di dalam tabulasi tersebut belum ada nama cabang banknya dan nominalnya belum tertera.

Kabar gembiranya SKnya sudah terbit berupa data SK tunjangan insentif selama 12 bulan pencairan.

Bagi Anda yang belum menerima tampilan tabulasi seperti diatas jangan khawatir ditunggu saja satu hingga satu minggu dan cek berkala karena tabulasi ini baru di update pada 27 Oktober 2020 malam.

Pihak Kemnaker dikabarkan tengah terus mengupdate pengentrian daftar nama calon penerima BLT tersebut. Nah semoga bermanfaat informasinya.***