Subsidi Gaji Guru Honorer Siap Dibayarkan, Segera Cek Di Sini Apakah Nama Anda Terdaftar !

Subsidi Gaji Guru Honorer Siap Dibayarkan, Segera Cek Di Sini Apakah Nama Anda Terdaftar !

Rabu, 21 Oktober 2020


Merdekabelajar.my.id - Pemerintah akan memberikan bantuan subsidi upah atau gaji (BSU) kepada 1,8 juta guru honorer melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Program tersebut serupa dengan BSU yang disalurkan melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) untuk 15,7 juta pegawai swasta dan pegawai pemerintah non PNS.

Guru Honorer yang memenuhi persyaratan akan mendapat bantuan dari Kemdikbud sebesar Rp 2,4 juta dengan rincian masing-masing Rp600 ribu selama 4 bulan.

Untuk mendapat manfaat subsidi gaji tersebut, mereka harus terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) per akhir Juni 2020, serta sedang tidak menerima bantuan sosial lain seperti Kartu Prakerja hingga Banpres UMKM.

Dari informasi yang didapatkan dari Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia, pada Rabu 21 Oktober, cara untuk mengetahui apakah anda guru honorer yang terdaftar sebagai penerima BSU, yakni dengan mengunjungi laman resmi dashboard GTK pada link berikut : https://dashboardgtk.data.kemdikbud.go.id/telusur.php?id=30#

Pilih Provinsi, pilih Kabupaten, pilih bentuk pendidikan lalu klik tampilkan Kemudian cari sekolah anda lalu klik lihat di daftar guru tersebut.

Kendati demikian belum ada pengumuman resmi dari situs Kemendikbud maupun Kemnaker terkait data guru honorer yang terdaftar sebagai penerima BSU. 

Sementara itu, dalam konferensi pers 12 Oktober 2020, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan, pihaknya akan menyalurkan anggaran BLT subsidi gaji BPJS untuk guru honorer di lingkungan Kemendikbud dan Kemenag.

Lebih lanjut, jika guru honorer ingin mendapatkan BLT subsidi gaji BPJS Ketenagakerjaan harus memenuhi syarat berikut yakni, guru honorer harus terdaftar dalam data Kemendikbud dan Kemenag. Kemudian, pengajar juga harus tercatat aktif pada semester I 2020-2021 pada Sistem Informasi Pendidik (Dapodik) dan Tenaga Kependidikan (Simpatika) Kemenag.***