Syarat Utama Penerima BLT Subsidi Gaji Guru Madrasah dan Tenaga Honorer Rp1,2 Juta, Cek !

Syarat Utama Penerima BLT Subsidi Gaji Guru Madrasah dan Tenaga Honorer Rp1,2 Juta, Cek !

Minggu, 04 Oktober 2020


Merdekabelajar.my.id - Seperti yang telah diberitakan sebelumnya bahwa guru madrasah akan menerima bantuan langsung tunai atau BLT subsidi gaji.

Sayangnya, tidak semua guru madrasah dan tenaga honorer bisa mendapatkan BLT ini, ada persyaratan yang harus dipenuhi untuk mendapat bantuan ini.

Bagi yang berprofesi sebagai guru madrasah dan tenaga kependidikan honorer, cek syarat penerima BLT subsidi gaji berikut ini.

Bantuan subsidi gaji untuk guru madrasah dan tenaga kependidikan honorer merupakan aspirasi yang disampaikan kepada pemerintah mengingat dua kelompok ini juga sangat merasakan dampak pandemi covid-19.

Bantuan untuk digulirkan karena berdasarkan laporan akhir dari Kemnaker terkait realisasi program bantuan subsidi upah, sebanyak 2,4 juta calon penerima dinyatakan gugur atau batal menerima bantuan.

Di awal peluncuran program bantuan ini, Kemnaker menargetkan sebanyak 15,7 juta pekerja menerima bantuan subsidi upah di bulan September ini.

Sebenarnya hingga 30 September, sebanyak 14,8 juta data penerima BLT subsidi gaji telah diterima pihak BPJS Ketenagakerjaan.

Setelah dilakukan pengecekan berlapis, hanya 12,4 juta data penerima yang telah tervalidasi dan layak mendapat bantuan subsidi upah.

Lebih lanjut, dana untuk kuota yang tidak terpenuhi akan direlokasi untuk bantuan tunai bagi guru honorer dan guru agama.

Syarat penerima BLT ini yaitu guru dan tenaga kependidikan madrasah bukan PNS (honorer) yang tercatat aktif mengajar di Simpatika (Sistem Informasi Pendidik dan Tenaga Kependudukan Kemenag) pada Semester I tahun pelajaran 2020/2021.

Dirjen Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani mengungkapkan bahwa pihaknya sedang dalam proses validasi data guru dan tenaga kependidikan honorer.

“Kami tengah validasi data guru dan tenaga kependidikan bukan PNS (honorer) yang ada di Simpatika,” ucap Muhammad Ali Ramdhani, 23 September 2020, dikutip oleh Semarangku dari laman Kemenag.

Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Muhammad Zain mengungkapkan bahwa proses validasi data utamanya memastikan nomor rekening penerima dalam keadaan aktif.

Kemungkinan besar nominal jumlah yang akan diterima para penerima yaitu Rp 1,2 juta, sama seperti penerima BLT subsidi gaji yang disalurkan oleh Kemnaker.***