Tak Dapat BLT dari Pemerintah? Ada Bantuan Facebook untuk UKM Rp 31 Juta, Daftar di Sini, Lengkap

Tak Dapat BLT dari Pemerintah? Ada Bantuan Facebook untuk UKM Rp 31 Juta, Daftar di Sini, Lengkap

Senin, 12 Oktober 2020


Merdekabelajar.my.id - Orang yang belum mendapat bantuan langsung tunai atau BLT tidak perlu khawatir karena ada bantuan Facebook untuk UKM.

Sejak pandemi meningkat, pemerintah mengucurkan banyak program BLT untuk warganya yang terdampak. Beberapa program BLT yang diberikan yaitu BLT subsidi gaji pekerja, BLT UMKM Banpres Produktif, hingga Kartu Prakerja.

Kuota di setiap program telah ditetapkan namun tetap saja bantuan tersebut tidak bisa diterima semua masyarakat Indonesia yang jumlahnya mencapai 200 juta lebih.

Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi agar mendapat bantuan dari Facebook bernilai Rp 31 juta yaitu UKM wajib memiliki 2 hingga 50 karyawan dan telah menjalani usaha lebih dari satu tahun.

Pelaku usaha kecil menengah bisa mengirimkan pengajuan untuk mendapatkan bantuan ini pada 6 sampai 12 Oktober 2020. Facebook menawarkan sekira Rp 12,5 miliar dalam bentuk dana bantuan untuk sekira 400 bisnis kecil yang memenuhi syarat.

Setiap dana bantuan yang berjumlah Rp 31.017.300 bernilai 19.385.800 dalam bentuk uang tunai dan Rp 11.631.500 dalam kredit iklan opsional untuk membantu selama masa sulit ini (seluruh jumlah ini hanya perkiraan).

Bantuan di Indonesia tersedia untuk bisnis kecil yang memenuhi syarat di wilayah yang terdapat kantor Facebook: Jakarta.

Bagi para pendaftar, penting untuk mengetahui berkas atau dokumen yang dibutuhkan. Berikut adalah dokumen yang harus disiapkan:

1. Akta pendirian entitas bisnis Anda

2. Akta perubahan terakhir (lampirkan hanya jika ada perubahan pada struktur jajaran direktur terkait status Anda sebagai pendaftar) dari entitas bisnis

3. Tanda Daftar Perusahaan (TDP) atau Nomor Induk Berusaha (NIB) dari entitas bisnis Anda.

Setelah mengumpulkan dokumen yang diperlukan, ketahui cara mendaftar program ini. berikut langkah-langkahnya:
Facebook bekerja sama dengan Deloitte Consulting dan Goodera untuk proses penyeleksian yaitu peninjauan pendaftar masuk, menyeleksi UKM, lalu mendistribusikan dana bantuan kepada UKM terpilih.***

Sumber : pikiran-rakyat.com