BLT Guru Madrasah Cair Langsung ke Rekening, Cek Penerima di simpatika.kemenag.go.id

BLT Guru Madrasah Cair Langsung ke Rekening, Cek Penerima di simpatika.kemenag.go.id

Selasa, 24 November 2020


Merdekabelajar.my.id - Kabar gembira bagi guru honorer dan tenaga kependidikan yang bertugas di bawah Kementerian Agama (Kemenag).

Mereka akan mendapatkan bantuan subsidi gaji (BSG) sama seperti guru honorer yang berada di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud).

Para guru honorer di madrasah dan Raudlatul Athfal akan memperoleh BLT sebesar Rp 600 ribu selama tiga bulan.

Rencananya, bantuan untuk para guru honorer tersebut sudah bisa dicairkan pada akhir November atau awal Desember 2020.

Untuk mengetahui, apakah Anda terdaftar sebagai penerima BLT guru honorer madrasah atau tidak, melalui simpatika.kemenag.go.id atau di www.siagapendis.com.

Diketahui, Kemenag juga ikut membagikan bantuan untuk para guru honorer.

Selain guru honorer, tenaga kependidikan honorer serta guru Pendidikan Agama Islam (PAI) non-PNS di sekolah umum juga akan mendapat bantuan.

Adapun jumlah penerima BLT Rp 600 ribu selama tiga bulan dari Kemenag mencapai 637.408 orang dengan total anggaran Rp 1.147.334.400.000.

Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kemenag, M Zain merinci, jumlah penerima ada 543.928 guru RA/Madrasah non-PNS serta 93.480 guru PAI non-PNS di sekolah umum.

Masih kata Zain, BLT Rp 600 ribu untuk guru honorer di bawah Kemenag akan langsung ditransfer ke rekening penerima.

Berbeda dengan guru honorer di bawah Kemdikbud, BLT untuk guru honorer di Kemenag tidak akan dikenai potongan apapun.

"Tidak ada potongan apa pun. BSG ini langsung ditransfer ke rekening penerima," kata M Zain di Jakarta, Senin (23/11/2020).

Karena bantuan akan langsung dikirim ke nomor rekening setiap penerima, pastikan rekening yang Anda miliki aktif.

Jika tidak, akan dibantu dengan skema pembukaan rekening kolektif langsung dari bank penyalur.

"Untuk guru honorer calon penerima bantuan yang kebetulan belum memiliki rekening aktif, akan dibantu dengan skema pembukaan rekening kolektif langsung dari Bank Penyalur," kata Zain.

M Zain menambahkan persyaratan utama penerima bantuan adalah para guru dan tenaga kependidikan (GTK) madrasah yang terdaftar di Simpatika.

Adapaun untuk guru PAI di sekolah umum, calon penerima adalah mereka yang sudah terdaftar di SIAGA.

Untuk mengecek, apakah nama Anda terdaftar atau tidak dapat login di simpatika.kemenag.go.id atau di www.siagapendis.com.

Bisa juga dengan klik link di bawah ini lantas input nomor akun atau nomor pegawai/nama/NUPTK.



Jadwal Pencairan

Saat ini, Kemenag telah menyiapkan Surat Keputusan terkait penetapan calon penerima bantuan setelah mendapat persetujuan dari Dirjen Anggaran Kemenkeu.

Setelah SK selesai, tahapan selanjutnya adalah proses pencairan.

"Terkait proses pencairan, kami masih menunggu proses revisi DIPA Ditjen Pendis. Semoga waktunya tidak lama lagi," kata M Zain.

Sebelumnya, Zain berharap, bantuan gaji ini bisa menjadi kado Hari Guru Nasional pada 25 November 2020.

Sementara itu, Petunjuk Teknis atau Juknis pencairan BLT untuk guru dan tenaga kependidikan (GTK) non-PNS pada madrasah sudah terbit.

Termasuk juknis pencairan BSG untuk Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Non PNS pada sekolah umum sebagimana dikatakan Dirjen Pendidikan Islam, Muhammad Ali Ramdhani.

"Juknis pencairan sudah saya tandatangani kemarin. Sedang disiapkan SK calon penerima Bantuan Subsidi Gaji bagi GTK Non PNS di madrasah dan Guru PAI Non PNS pada sekolah umum," ujar Ali di Jakarta, Selasa (17/11/2020).