Kemendikbud : Cair Hari ini, Cek BSU Guru Honorer dan Tenaga Pendidik Non-PNS di info.gtk.kemdikbud.go.id

Kemendikbud : Cair Hari ini, Cek BSU Guru Honorer dan Tenaga Pendidik Non-PNS di info.gtk.kemdikbud.go.id

Rabu, 18 November 2020


Merdekabelajar.my.id - Program bantuan langsung tunai (BLT) dari pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI bagi pendidik dan tenaga kependidikan Non-Pegawai Negeri Sipil (Non-PNS) sebesar Rp1,8 juta kabarnya telah dicairkan mulai hari ini Selasa, 17 November 2020.

Tidak hanya pendidik dan tenaga kependidikan Non-PNS di lingkungan Kemendikbud, BSU untuk guru honorer di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) pun sudah dicairkan.

Seperti diketahui bahwa pemerintah memberikan bantuan subsidi upah (BSU) bagi pendidik dan tenaga kependidikan Non-PNS ini, sebagai salah satu upaya membantu masyarakat terdampak bencana nasional non alam pandemi Covid-19.

Bagi yang sudah terdaftar sebagai calon penerima BLT gaji guru honorer, coba cek sekarang dengan cara login pada link info.gtk.kemdikbud.go.id.

Dilansir dari IsuBogor.com, total tenaga pendidik yang terdaftar sebagai penerima BLT gaji guru honorer tahap pertama ini adalah sebanyak 1,6 juta orang dari berbagai lembaga pendidikan negeri dan swasta dibawah Kemendikbud.

Sedangkan dibawah Kemenag yaitu sebanyak 749 ribu guru dan tenaga pengajar dan dipastikan bakal menerima BLT gaji guru honorer dengan besaran serupa yakni Rp1,8 juta.

Bagi Anda yang tercatat sebagai tenaga kependidikan, dosen dan guru honorer dan sudah merasa mendaftar atau terdaftar kemudian memenuhi persyaratan, lakukan ini:

Caranya dengan melakukan login di laman info.gtk.kemdikbud.go.id yang dimiliki Kemendikbud sebagai validasi data guru.

Untuk membuka Info GTK tersebut, gunakan akun PTK yang sudah diverifikasi dengan tiga cara berikut ini:

1. Email yang terdaftar harus dipastikan aktif.

2. Tidak menggunakan email orang lain.

3. Terakhir, mengatur ulang akun melalui Manajemen Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Setelah masuk di laman info.gtk.kemdikbud.go.id akan terdapat tampilan tabulasi di bagian paling bawah yang tertulis pembayaran insentif guru bukan PNS.

Dalam hal ini, jika terjadi kesalahan data, guru honorer dapat melakukan perbaikan data melalui aplikasi dapodik di sekolah masing-masing.

Perlu diingat pula bahwa ada empat persyaratan yang perlu penerimaan bantuan:

1. Guru honorer merupakan warga negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan kartu tanda kependudukan (KTP).

2. Belum menerima subsidi atau bantuan subsidi upah dari Kementerian Ketenegakerjaan demi menjamin agar bantuan yang disalurkan tidak tumpang tindih dan tepat sasaran.

3. Bukan merupakan pegawai negeri sipil (PNS) dan tidak menerima salah satu bantuan semi bansos pamerintah, yaitu Kartu Prakerja sampai dengan 1 Oktober 2020.

4. Memiliki penghasilan di bawah Rp5 juta per bulan.*** (Iyud Walhadi/IsuBogor.com)