Pencairan Sudah Diproses! Guru Honorer Akan Segera Terima Subsidi Gaji, Simak Informasi Lengkapnya

Pencairan Sudah Diproses! Guru Honorer Akan Segera Terima Subsidi Gaji, Simak Informasi Lengkapnya

Sabtu, 14 November 2020


Merdekabelajar.my.id - Kementerian Agama (Kemenag) telah mengajukan usulan anggaran untuk bantuan subsidi gaji untuk Guru dan Tenaga Pendidik Non PNS.

Kabar baiknya, usulan tersebut telah mendapat persetujuan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Kabar diterimanya usulan anggaran bantuan subsidi gaji untuk Guru dan Tenaga Pendidik Non PNS ini tertuang dalam Surat Dirjen Anggaran Kemenkeu kepada Sekjen Kemenag tertanggal 12 November 2020.

Hal ini juga dikonfirmasi langsung oleh Sekretaris Jenderal Kemenag, Nizar Ali.

Nizar menjelaskan bahwa sesuai arahan Menteri Agama, dirinya mengajukan usulan anggaran untuk bantuan subsidi gaji untuk Guru dan Tenaga Pendidik Non PNS.

“Sesuai arahan Menag, kita ajukan usulan untuk bantuan subsisid gaji bagi Guru dan Tenaga Kependidikan Non PNS," jelas Nizar dikutip dari RRI Minggu, 15 November 2020.

Lebih lanjut Nizar juga menjelaskan bahwa usulan tersebut telah disetujui oleh pihak Kemenkeu.

"Alhamdulillah usulan ini sudah disetujui Ditjen Anggaran Kemenkeu,” lanjut Nizar.

Tak hanya itu, Nizar mengonfirmasi bahwa besaran anggaran yang usulkan oleh Kemenag sebesar lebih dari Rp. 1.152 Triliun.

“Usulan kita lebih dari Rp1,152 triliun,” jelasnya. 

Untuk rincian penyaluran, Rizal menjelaskan bahwa anggaran bantuan ini akan disalurkan untuk GTK Non PNS madrasah sekitar Rp1,147 triliun. 

Sisanya akan disalurkan untuk GTK Non PNS pada Ditjen Bimas Katolik sebesar Rp3,609 miliar, GTK Non PNS pada Ditjen Bimas Buddha sebesar Rp1,497 miliar, dan GTK Non PNS pada Pusat Bimbingan dan Pendidikan Khonghucu sebesar Rp253,8 juta.

Sedangkan untuk tahapan pencairan, Nizar mengaku akan segera di proses. 

Ia berharap agar semua prosesnya dapat berjalan lancar, supaya dapat segera dicairkan.

“Tahapan selanjutnya adalah pencairan. Kami akan segera proses. Semoga semuanya berjalan lancar sehingga bisa segera dicairkan," jelasnya.

Sebelumnya Muhammad Zain selaku Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Kemenag menjelaskan bahwa total ada 745.415 GTK Non PNS yang telah terdata. 

Hal ini sesuai dengan validasi data yang telah dilakukan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). 

Data yang lolos dalam proses validasi, akan diajukan sebagai calon penerima Bantuan Subsidi Gaji (BSG) ke Kementerian Keuangan

“Setelah proses validasi BPJS sudah selesai dan diperoleh 745.415 GTK Non PNS madrasah, hasil itu lalu diajukan ke Kementerian Keuangan untuk mendapatkan bantuan subsidi gaji,” jelas Zain.***