Penerimaan CPNS 2021 Segera Dibuka, MenPAN-RB Umumkan 4 Formasi Prioritas, Apa Saja?

Penerimaan CPNS 2021 Segera Dibuka, MenPAN-RB Umumkan 4 Formasi Prioritas, Apa Saja?

Selasa, 03 November 2020


Merdekabelajar.my.id - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) akan membuka kembali penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada Tahun 2021.

Menteri PAN-RB, Tjahjo Kumolo menyatakan akan membuka CPNS tahun depan dengan jumlah kuota mencapai 1 juta.

Penerimaan CPNS 2021 mendatang dirasa penting sebagai penyeimbang saat masa krisis seperti ini mengingat tingginya angka stunting, kematian ibu dan anak, serta wabah Covid-19.

Dengan adanya kasus tersebut terpadat beberapa sektor formasi yang menjadi prioritas di antaranya perawat, bidan, dokter umum, dan dokter spesialis.

Sedangkan dengan adanya masalah di sektor stunting khusunya pada anak rencananya penyuluh pertanian dan perairan juga menjadi formasi lain yang akan menjadi prioritas. 

"Penerimaan CPNS 2021, satu juta dulu, kita akan menambah perawat, bidan dan dokter umum, penyuluh pertanian dan perairan. Ini penting, sebab soal stunting yang masih sangat tinggi," ucap Tjahjo Kumolo.

Tjahjo Kumolo menuturkan bahwa penerimaan CPNS mendatang untuk formasi kesehatan khususnya di daerah akan direformasikan dengan kebijakan presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai salah satu langkah menekan laju angka penyebaran Covid-19.

"Di masa pandemi kami juga sudah menyiapkan rekrutmen pada posisi sistem yang ada, makanya saya sudah sampaikan ke PT Taspen agar segera memproses pensiunan PNS," ujarnya.

Tujuan kembali dibukanya penerimaan seleksi CPNS 2021 ialah agar membantu dan mendukung sejumah peran pemerintah pusat dalam menjalankan tugasnya.

"Konteks pengembangan ASN ini yang perlu, termasuk sebagai penilaian bagi mereka. Ini harus dipersiapkan. Pemerintah terus melakukan pembinaan di segala unit, salah satunya pada PTSP, dengan demikian ukuran kinerja pemerintahan juga diukur dari kepiawaian staf PTSP," katanya.

Hingga saa ini tercatat sebanyak 4,2 juta pegawai negeri sipil (PNS) di pusat dan 1,4 juta di antaranya merupakan pegawai administrasi.

Ia juga menambahkan selain melihat fungsi Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) pada dinamika perekonomian yang harus meningkatkan roda ekonomi di daerah, PTSP kabupaten/kota diminta harus punya visi yang sama yakni dengan menggabungkan pelayanan publik yang ada.***