ADUH ! Tidak Memenuhi Syarat, Guru Honorer Harus Kembalikan BSU Rp1,8 Juta

ADUH ! Tidak Memenuhi Syarat, Guru Honorer Harus Kembalikan BSU Rp1,8 Juta

Kamis, 17 Desember 2020


Merdekabelajar.my.id - Direktur Pendidikan Agama Islam (PAI) Kementerian Agama Rahmat Mulyana mengatakan saat ini dana bantuan subsidi upah (BSU) untuk guru honorer madrasah sudah siap di bank penampung. 

"BSU guru honorer PAI sudah ada di bank penampung, yakni BTN. Kami dengan pihak bank sedang selesaikan proses administrasinya," terang Rahmat Mulyana di Jakarta, Kamis (17/12).  

Prosesnya sudah memasuki tahap akhir. Dia berharap transfer bantuan bisa dilakukan BTN dalam beberapa hari ke depan. 

Menurut Rohmat, ada 79.181 guru PAI non-PNS yang akan menerima BSU. 

Total anggaran yang sudah disiapkan Rp142,53 miliar. 

"Setiap guru akan mendapat total BSU senilai Rp1,8juta, dipotong pajak," ujarnya. 

Kasubdit PAI Nurul Huda menambahkan, ada dua skema pencairan BSU guru honorer PAI. 

Pertama, melalui rekening masing-masing guru honorer PAI yang sudah terverifikasi dalam aplikasi Siaga.

"Ini jumlahnya ada 68.035 guru. Semoga tidak lama lagi bisa segera di transfer," ujarnya. 

Skema kedua, bagi guru yang belum mempunyai rekening, akan dibuatkan rekening baru. 

Rekening baru ini akan dibuatkan oleh tiga bank, BTN, BRI, dan BRI Syariah. 

"Ini jumlahnya ada 11.146 guru. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak bank untuk membuat rekening baru ini. Data guru juga sudah kami serahkan ke bank," tuturnya. 

Data rekening baru yang diterbitkan bank penyalur, kata Nurul Huda, akan di-input ke aplikasi Siaga. Setelah diinput, guru dapat mencetak Kartu Penerima BSU melalui aplikasi Siaga untuk dibawa ke bank penyalur guna proses pencairan. 

Kartu ini sudah memuat data identitas penerima, termasuk nomor rekening banknya. 

"Ada juga pernyataan bahwa guru yang bersangkutan berhak menerima BSU dan bersedia mengembalikan uang BSU yang diterima secara penuh jika dikemudian hari dinyatakan tidak memenuhi persyaratan sebagai penerima BSU," tandasnya. 

Nurul Huda berharap seluruh proses ini bisa segera diselesaikan sehingga BSU bagi guru honorer PAI bisa langsung dicairkan. (esy/jpnn)