PENTING! Guru Honorer Diminta Perhatikan Syarat Wajib dan Syarat Tambahan PPPK 2021 Maret Mendatang

PENTING! Guru Honorer Diminta Perhatikan Syarat Wajib dan Syarat Tambahan PPPK 2021 Maret Mendatang

Senin, 07 Desember 2020


Merdekabelajar.my.id - Pendaftaran PPPK 2021 akan dilaksanakan bersamaan dengan seleksi CPNS 2021 yang digelar pada bulan Maret  jika tidak ada perubahan rencana.

Seleksi PPPK 2021 ini bisa diikuti oleh seluruh guru honorer baik yang mengajar di sekolah negeri maupun swasta di Indonesia.

Tentunya kesempatan ini merupakan kesempatan yang baik bagi seluruh guru honorer, karena selain mendapat gaji dan tunjangan yang sama dengan PNS, PPPK 2021 juga menyediakan satu juta formasi yang nantinya akan diisi oleh seluruh guru honorer.

Syarat wajib yang harus dipenuhi untuk ikut seleksi PPPK 2021 diantaranya:
  1. Guru honorer di sekolah negeri dan swasta (termasuk guru eks-Tenaga Honorer Kategori 2 yang belum pernah lulus seleksi menjadi PNS atau PPPK di tahun sebelumnya)
  2. Terdaftar di Dapodik
  3. Lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang saat ini sedang tidak mengajar
Syarat di atas adalah syarat utama yang harus dimiliki guru honorer. Namun selain syarat-syarat di atas, syarat lain yang harus dipenuhi adalah sebagai berikut.
  1. Merupakan tenaga honorer K-II
  2. Maksimal berumur 59 tahun saat mengikuti seluruh tahapan seleksi PPPK 2021
  3. Pendidikan terakhir minimal S1/D4 (program studi atau jurusan relevan dengan mata pelajaran di kurikulum)
  4. Menandatangani Surat Pernyataan kesediaan untuk ditempatkan di sekolah negeri Kabupaten/kota/provinsi sesuai wilayah tempat mengajar serta berdasarkan kebutuhan guru saat ini.
  5. Aktif mengajar hingga pendaftaran PPPK dibuka dibuktikan surat tugas dari Kepala Sekolah/Kepala Dinas.
  6. Pada surat dicantumkan informasi berikut.
  • NUPTK/NIK
  • Nama
  • Tempat dan tanggal lahir
  • Nama sekolah
  • Mata pelajaran
  • Kabupaten/kota/provinsi
Untuk mekanisme seleksi PPPK 2021, simak tahapan berikut ini.
1. Membuat akun melalui portal sscasn.bkn.go.id
2. Pilih menu PPPK atau ssp3k.bkn.go.id
3. Lakukan registrasi dan isi data yang diperlukan, yakni:
  • Nomor peserta ujian K-II
  • Tanggal lahir
  • Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Kartu Keluarga (KK) atau NIK Kepala Keluarga
  • Alamat email aktif, kata sandi atau password, dan pertanyaan keamanan
  • Pas foto formal dengan ukuran minimal 120 KB maksimal 200 KB (format JPG atau JPEG)
4. Mencetak kartu informasi akun setelah data terisi lengkap
5. Lakukan login lagi di portal SSP3K dengan NIK dan kata sandi yang sudah didaftarkan
6. Melengkapi data yang diperlukan
  • Foto diri sambil memegang foto KTP dan kartu informasi akun
  • Pilih jabatan dan lengkapi riwayat pendidikan
  • Lengkapi biodata
  • Unggah dokumen yang diperlukan sesuai yang disyaratkan instansi
  • Periksa data yang sudh diisi pada form resume
  • Cetak kartu pendaftaran
  • Tunggu tim verifikator untuk memeriksa dokumen yang sudah diunggah
  • Pelamar yang lolos seleksi administrasi akan memperoleh kartu ujian sebagai syarat mengikuti tahap seanjutnya
  • Panitia seleksi PPPK di setiap instansi akan mengumumkan kelulusan pelamar.
Untuk diketahui bahwa tahapan seleksi pada PPPK 2021 hanya tahap administrasi dan tahap SKB. Tes yang diujikan pada tahap SKB pun berkaitan dengan tugas fungsional guru, pengetahuan tentang mata pelajaran, dan kemampuan dalam mengajar.***